Kembangkan Perekonomian Masyarakat, Bumdes Sumberurip Buka Pasar Hewan

Pasar hewan yang dibuka Bumdes Sumberurip akan aktif setiap pasaran jawa legi

Nganjuk, PING- Pasar desa merupakan instrumen pendayagunaan berbasis kemandirian yang salah satu fungsinya sebagai sumber pendapatan desa, meningkatkan ekonomi, dan menumbuhkan gairah industri kecil masyarakat melalui pengembangan pasar.

Melalui pernyataan tersebut Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sumber Mulya. Desa Sumberurip, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, akan membuka pasar hewan di Dusun Pengkol. 

Pasar hewan yang rencananya akan dibuka Minggu Legi (4/6/2023) ini, selain sebagai sumber pendapatan desa itu sendiri juga diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Sumberurip, Kusnun. Dia mengungkapkan bahwa gagasan tersebut bermula dari banyaknya masukan dari masyarakat tentang perlunya didirikan pasar hewan, terutama untuk sisi selatan wilayah Nganjuk. Selain itu, dia juga melihat keadaan warga masyarakat banyak yang mempunyai hewan ternak. 

Baca juga: Ramadhan 2023, Harga Telur di Pasar Wage Nganjuk Alami Kenaikan

Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka Kepala Desa Sumberurip mencoba berkoordinasi dengan pihak terkait, diantaranya pengelola BUMDES, lembaga desa, tokoh masyarakat, serta dukungan para warga.

“Masyarakat khususnya Desa Sumberurip memang sudah banyak yang mulai menjadi peternak, sehingga mereka membutuhkan sarana pasar untuk mempermudah jual beli ternaknya,” ungkap salah satu perangkat desa.

Kusnun menambahkan bahwa saat ini kondisi pasar hewan masih dibuat seadanya, sekadar dibuatkan patok-patok untuk mengikat hewan dagangan dan belum ada bangunan. 

“Sementara masih kami buat seadanya, jadi tidak ada biaya apapun. Kelak kalau memang berkembang, tentu kami membutuhkan kondisi pasar yang lebih baik, mungkin bisa berkoordinasi dengan dinas terkait Pemkab Nganjuk,” tegasnya.

Baca juga: Pasar Kertosono Baru, Siap Dibuka Sebelum Lebaran 2023

Lebih lanjut, Kusnun menambahkan, “Kebetulan ada lokasi yang nganggur di sekitar Pasar Pengkolan, jadi kita manfaatkan untuk meramaikan pasar. Di samping itu, warga Sumberurip  juga banyak yang profesi sebagai pedagang ternak (blantik-bahasa jawa), jadi insya Allah bisa meningkatkan ekonomi warga,” imbuhnya.

Sumber: Beritaterbit Nganjuk

0 Komentar