Kelurahan Begadung Bersiap Ikuti Lomba Pengelolaan Sampah Tingkat Kabupaten Nganjuk 2023

Melalui Sosialisasi Peningkatan Pengelolaan Sampah, diikuti RT, RW, kader, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat termasuk lansia

Nganjuk, PING- Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Pengelolaan Sampah di halaman Kantor Kelurahan Begadung, Jum'at (3/11/2023).

Acara yang diinisiasi orang nomor satu di Kelurahan Begadung, Tri Setyo Wahyuni, itu menghadirkan narasumber langsung dari Dinas Lingkungan Hidup, para siswa Sekolah Lansia Tangguh (Selantang), RT/RW, serta para kader kelurahan.

Yuni, sapaan akrabnya menyampaikan, kegiatan sosialisasi peningkatan pegelolaan sampah tersebut adalah upaya tindak lanjutnya sebagai kepala kelurahan yang akan mengikuti lomba pengelolaan sampah di tingkat Kabupaten Nganjuk tahun ini. 

"Hari ini satu langkah lebih maju saya mengadakan kegiatan sosialisasi peningkatan pengelolaan sampah, kami undang langsung ahlinya dari DLH. Sebenarnya ini salah satu persiapan kami Kelurahan Begadung dalam mengikuti lomba pengelolaan sampah tingkat Kabupaten Nganjuk pada bulan November 2023 ini. Selain untuk berbagi ilmu dari dinas ke warga langsung, saya juga ingin tunjukkan bahwa Kelurahan Begadung juga mampu berprestasi," ujar Yuni kepada PING.

Selain itu, Lurah Yuni juga ingin menanamkan nilai-nilai tanggung jawab terhadap sampah bagi warganya baik RT, RW, kader, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat termasuk lansia. "Saya ingin warga saya semua paham bagaimana perlunya mengakui dan membiasakan bahwa, sampahku tanggungjawabku. Pemahaman dua kata itu akan sangat signifikan dalam mengelola sampah di Kelurahan Begadung ini, bagaimana supaya bisa ditekan semaksimal mungkin," terangnya.

Baca Juga : Ciptakan Lingkungan Nganjuk Jadi BISA, Pj Bupati Apresiasi DLH Nganjuk

Dikatakan Lurah Yuni, bahwa Kelurahan Begadung saat ini telah memiliki 3 Bank Sampah Unit (BSU) yaitu satu BSU di tingkat kelurahan, kemudian BSU di dua RW. Dia juga bertekad, pada tri semester awal tahun 2024 nanti Kelurahan Begadung dapat menambah level Lomba Kelurahan Berseri dari Pratama ke Madya.

"Jenis sampah ini ternyata ada 3, yaitu sampah organik, sampah ekonomis, sampah residu. Dari tiga itu ternyata yang 2/3 adalah tanggungjawab warga itu sendiri. Tri Semester awal tahun 2024 kami akan mengikuti lomba Kelurahan Berseri tingkat madya. Jadi kami harus menambah 1 RW lagi yang ada BSU nya, supaya bisa menjadi Madya. Harapan saya, kelurahan Begadung bersama warga bersatu padu ikut lomba dan bisa menunjukkan bahwa Begadung bisa, unggul guyub rukun serta berprestasi," harap Lurah yang energik itu.

Lebih lanjut, Lurah Yuni menginformasikan berbagai prestasi yang telah berhasil diraih Kelurahan Begadung beberapa waktu lalu. "Alhamdulillah perlahan Kelurahan Begadung mampu berprestasi, kami berhasil meraih lomba Kelurahan Berseri Provinsi Jawa Timur Tingkat Pratama pada September 2023, Juara 1 Lomba Mewarnai Lampion Tingkat Kecamatan pada September 2023, dan Juara 1 Lomba KIM Sekar Wangi Kategori Iklan Layanan Masyarakat Anugerah Pewarta Warga 2023 pada Oktober 2023 ini.

Sementara itu, Sumadi, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk, dalam materinya menyampaikan tentang bagaimana cara mengelola sampah dengan baik dan benar. Sampah tidak boleh dibakar, namun bisa dijadikan sebagai kompos dan bahkan bernilai ekonomis.

Baca Juga : Kemarau Belum Selesai, Ini Tips Hadapi Cuaca Panas

Sumadi mengajak para kader dan seluruh masyarakat Kelurahan Begadung untuk mengumpulkan sampah di dalam glangsing/karung, selanjutnya diberi 2 genggam kompos pada setiap lapisan sampah agar dapat menyatu membentuk mikroorganisme yang baik untuk tanaman. Hal ini sebagai bentuk pengelolaan sampah agar bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

"Nanti silakan dikoordinir setiap rumah mengumpulkan 2 glangsing sampah. Nanti komposnya kita ambilkan dari TPA. Kalau sampah di glangsing itu sudah penuh bisa hubungi kami DLH nanti akan kami cacah/giling sampah itu dengan mesin pencacah kami, hasilnya menjadi kompos kit kembalikan lagi ke jenengan/masyarakat," pungkas Sumadi.

Sebagai informasi, Lurah Yuni juga berkesempatan melaunching kartu BPJS Kesehatan atas kepesertaan 2 kadernya.(Yos/Cy)

0 Komentar