Jamasan Pusaka Ki Ageng Ngaliman Tahun 2023

Rangkaian bersih Desa Ngliman Sawahan

Nganjuk, PING – Pemerintah Desa Ngliman menyelenggarakan acara Jamas Pusaka Tahun 2023 di Balai Desa Ngliman - Sawahan pada Jum’at (11/8/2023).

Prosesi jamas pusaka di Desa Ngliman - Sawahan yang diselenggarakan setiap tahun di bulan suro tersebut merupakan rangkaian acara Bersih Desa di Desa Ngliman. Kegiatan adat atau tradisi tersebut diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan kepada Ki Ageng Ngaliman yakni orang pertama yang ‘mbabat alas’ di Desa Ngliman.

“Selain itu juga sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT dimana seluruh masyarakat Ngliman turut berdo’a agar diberikan keamanan dan keselamatan,” tutur Kepala Desa Ngliman, Imam Widodo saat membuka acara Jamas Pusaka Tahun 2023. 

BACA JUGA: Kang Marhaen Hadiri Prosesi Siraman Sedudo

Imam Widodo menjelaskan, pada malam hari sebelum dilaksanakannya prosesi jamasan pusaka tersebut telah dilaksanakan Kirab Pusaka. Dimana sebanyak 6 pusaka peninggalan Ki Ageng Ngaliman diarak mengelilingi Desa Ngliman.

“Pagi ini kita laksanakan jamasan pusaka atau memandikan pusaka. Ada 6 pusaka yakni Kyai Kembar, Mbah Bondan, Mbah Jogotruno, Mbah Betik, Raden Panji dan Mbah Dukun,” bebernya sembari menyebut setelah prosesi jamasan pusaka juga akan dilanjutkan dengan acara pagelaran wayang.

Selanjutnya Imam Widodo menjelaskan, pihaknya masih ‘nguri-uri’ atau melestarikan prosesi jamas pusaka tersebut untuk memberikan pelajaran kepada generasi muda agar sejarah yang ada di Desa Ngliman tidak terputus.

Sementara itu, Camat Sawahan Imam Baidowi mengapresisasi kegiatan Jamas Pusaka Tahun 2023 yang diselenggarakan Pemerintah Desa Ngliman. “Terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Ngliman, dari awal Suro hingga saat ini sudah banyak kegiatan yang dilaksanakan. Luar biasa antusias dan semangatnya,” ucapnya. 

BACA JUGA: Tanggap dan Gerak Cepat, Kalaksa BPBD Terjun Langsung di Bencana Longsor Ngliman

Imam Baidowi menyebut Desa Ngliman merupakan salah satu dari lima Desa Adat di Kabupaten Nganjuk yang hingga saat ini masih ‘nguri-uri’ adat istiadat di Desanya. Melalui prosesi Jamasan Pusaka Ki Ageng Ngaliman yang diselenggarakan setiap tahun, pihaknya berharap dapat membawa dampak positif bagi masyarakatnya.

“Tentunya dapat menarik wisatawan dari dalam dan luar daerah Ngliman, sehingga tentunya dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga sekitar,” tambahnya.

Untuk diketahui, acara Jamasan Pusaka Ki Ageng Ngaliman tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, perwakilan dari Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (LESBUMI) Kabupaten Nganjuk, Forpimcam Sawahan, jajaran perangkat Desa Ngliman, LPMD Ngliman, Lembaga Adat Desa Ngliman dan tamu undangan lainnya.

0 Komentar