Hari Pangan Sedunia, Dinas KPP Nganjuk Adakan Gelar Pangan Murah

Distribusikan 8 Ton Beras SPHP Untuk Masyarakat Kecamatan Pace

Nganjuk, PING- Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) bekerja sama dengan Perum Bulog Kediri kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kali ini, giat tersebut berlangsung di lapangan Kecamatan Pace, pada Senin (16/10/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2023. Adapun, sejumlah komoditas pangan murah yang disediakan ialah beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang dijual dengan harga murah atau dibawah harga eceran tertinggi (HET).

"Alhamdulillah, hari ini kita kembali melaksanakan gelar pangan murah. Tujuannya untuk menjual beras di bawah HET, yaitu 10.400 rupiah per kilogram," kata Yusuf Satrio Wibowo kepada PING.

Yusuf Satrio Wibowo mengatakan, Gerakan Pangan Murah tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga murah atau terjangkau. Selain itu, untuk menjaga ketersediaan pasokan komoditas pangan serta mendekatkan dengan masyarakat secara langsung.

"Harapanya, untuk membantu end user atau masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok. Terutama kebutuhan pangan beras," tandasnya.

Baca Juga : Pj. Bupati Nganjuk Serahkan Bantuan Beras Kepada 614 Keluarga Penerima Manfaat di Kelurahan Begadung

Lebih lanjut Yusuf Satrio Wibowo juga mengatakan bahwa gerakan pangan murah tersebut sebagai upaya pemerintah mengendalikan inflasi dan menekan harga beras di pasaran.

"Masyarakat tidak perlu panik terkait cadangan pangan yang ada di Kabupaten Nganjuk. Tidak perlu aksi borong, jumlah cadangan beras cukup, sehingga kita tinggal mengatur ritme pendistribusian, harga," imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kediri, Imam Mahdi menambahkan, pada gerakan pangan murah kali ini ada 8 ton beras SPHP yang disalurkan kepada masyarakat Kecamatan Pace.

Baca Juga : Gerakan Pangan Murah, Warga Kecamatan Bagor Antusias Membeli Beras SPHP Tahun 2023

"Masyarkat Nganjuk tidak perlu khawatir, karena per tanggal 16 Oktober 2023 ini stok beras yang tersedia di gudang Bulog ada di kisaran 5000 ton beras. Sedangkan heandling yang baru kita buka hari ini ada 3.250 ton dan disusul kouta berikutnya 2000 ton. Maka, dengan stok sebanyak itu kebutuhan pangan kita akan aman sampai lebaran tahun depan nanti," pungkasnya.(Hs/Nr/Rl)

0 Komentar