Gandeng DJP Jatim III dan Pemkab, STIE Nganjuk Kampanyekan Sadar Pajak Melalui Tax Center

Untuk memfasiltiasi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau mengakses informasi berkaitan dengan pajak

Nganjuk, PING– Mewakili Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Sekda Nganjuk Nur Solekan menghadiri perjanjian kerjasama antara STIE Nganjuk dengan Kanwil DJP Jawa Timur tentang pendirian Tax Center STIE Nganjuk, serta MoU antara Pemkab Nganjuk dan STIE Nganjuk tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Senin (20/03/23).

Baca Juga : Mudahkan Wajib Pajak, Kang Marhaen Launching Pembayaran Pajak PBB Dengan QRIS

Jalinan kerja sama ditandai dengan penandatanganan perjanjian dan nota kesepahaman atau MoU di Aula STIE Nganjuk. Secara langsung, Ketua STIE Nganjuk Indrian Supheni yang menandatangani kedua perjanjian itu. Sementara dari DJP Jatim ditandatangani oleh Kepala DJP III Farid Bachtiar yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan, dan Humas Vincentius Sukamto. Sedangkan dari Pemkab Nganjuk, yang menandatangani adalah Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi yang diwakili Sekda Nganjuk Nur Solekan.

Atas jalinan kerja sama itu, Indrian Supheni menyebut keduanya sangat penting bagi STIE Nganjuk, karena berkaitan dengan Tax Center. Hal itu untuk memfasiltiasi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau mengakses informasi berkaitan dengan pajak. Sedangkan, implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah kewajiban bagi STIE Nganjuk agar bermanfaat bagi masyarakat.

Tax Center STIE Nganjuk siap membantu pendampingan perpajakan kepada masyarakat. Semua informasi berkaitan pajak siap kami bantu. STIE Nganjuk siap berkolaborasi dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga : KPP Pratama Pare dan KP2KP Nganjuk Ajak Wajib Pajak Segera Ikut PPS Sebelum Deadline

Sementara itu, Sekda Nur Solekan mewakili Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diluncurkannya Tax Center yang bertempat di STIE Nganjuk. Serta pihaknya akan terus berbenah terkait dengan pelaksanaan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Kedepan kerja sama ini harus terus ditingkatkan. Kami terus membutuhkan dukungan dan support dari seluruh komponen masyarakat termasuk civitas akademika yang ada di Kota Bayu,” tuturnya.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama seperti ini nantinya Pemkab Nganjuk bisa menjalankan tugas, pokok, dan fungsinya, khususnya dalam bidang pajak dan retribusi daerah,” lanjutnya sembari berharap agar terus ada pendampingan-pendampingan terhadap pajak dan retribusi daerah di Kabupaten Nganjuk. 

Untuk diketahui, turut hadir dalam acara tersebut, Mahasiswa STIE Nganjuk, UMKM MITRA, Asosiasi Pengusaha dan OPD terkait.

Peran dan Fungsi Tax Center di Perguruan Tinggi

Tax center adalah suatu lembaga di suatu perguruan tinggi yang berfungsi sebagai pusat pengkajian, pendidikan, pelatihan, dan sosialisasi perpajakan kepada lingkungan kampus, Wajib Pajak, serta masyarakat secara mandiri. Namun, dalam praktiknya, Tax Center turut bersinergi dengan Kantor Wilayah (Kanwil) DJP / Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Sebagai bentuk komitmen civitas akademika dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Pajak sebagai Pendapatan Daerah

Ruang lingkup Tax Center mengikuti tugas Direktorat Jenderal Pajak khususnya Kanwil DJP Jawa Timur III yang terbatas pada pajak pusat, seperti Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bumi dan Bangunan P1 (PBB P1) yang meliputi perkebunan, perhutanan, dan pertambangan. 

Dalam praktiknya, Tax Center akan berperan dalam mengasistensi pelaporan SPT Tahunan, pemadanan NIK-NPWP, dan sosialisasi perpajakan lainnya yang ditujukan utk Wajib Pajak dari kalangan civitas akademika, UMKM, dan atau kelompok masyarakat lain.

Sumber : Humas Kab Nganjuk

0 Komentar