FKP Ranwal RPJPD 2025-2045, Sekda Nganjuk Dorong Percepatan Perwujudan Nganjuk Satu Data Tahun 2024

Dalam FKP tersebut, Sekda Nganjuk membacakan visi dan misi Kabupaten Nganjuk 2025-2045

Nganjuk, PING - Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Nganjuk menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Penyusunan RPJPD Kabupaten Nganjuk Tahun 2025-2045. Acara berlangsung di Pendopo KRT Sosro Koesomo, Senin (4/12/2023).

Nampak hadir diantaranya, Sekda Nganjuk, Ketua DPRD serta pimpinan dan anggota, jajaran forkopimda, kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, para asisten, inspektur, dan staf ahli, kepala instansi vertikal, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, tonas, toga.

FKP tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Nganjuk (Sekda) Nur Solekan mewakili Pj Bupati Nganjuk. Dalam arahannya, Sekda Nur Solekan, menyampaikan bahwa, proses pembangunan diawali dengan proses perencanaan terlebih dulu. "Penyusunan RPJPD Kabupaten Nganjuk 20 tahun kedepan ini nantinya akan dipakai bupati terpilih  periode 2026-2031," tutur Sekda.

Secara demografi, Kabupaten Nganjuk jumlah penduduknya 1.117 sekian jiwa yang terdiri dari 561 ribu laki laki dan 555 perempuan. "Jumlah penduduk kita ternyata lebih banyak 6.321 laki-laki. Maka, bergaining power laki-laki lebih tinggi dari pada perempuan," ujarnya.

Kemudian di tahun 2048 diproyeksikan jumlah penduduk Kabupaten Nganjuk mencapai 1.165.759 jiwa. Bonus demografi diprediksi akan booming pada tahun 2029-2033. "Ini harus dipikirkan juga oleh teman-teman perencana untuk merumuskan rencana pembangunan kita 20 tahun ke depan karena ada bonus demografi juga," tandasnya.

Angka pertumbuhan ekonomi 2022 sesuai dengan rilis BPS 4,84 persen dibawah angka provinsi 5,34 persen dan angka nasional 5,31 persen. Sekda Nur Solekan berharap angka pertumbuhan ekonomi Nganjuk dapat menyusul angka provinsi maupun nasional.

Sementara itu, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Nganjuk tahun 2022 angka harapan hidup mencapai 71,95 tahun, angka harapan lama sekolah 13 tahun, dan rata-rata lama sekolah yakni 15 tahun. "Orang yang berkualitas versi dunia adalah orang yang cerdas, sehat, dan berkantong tebal (pendapatannya tinggi)," imbuhnya.

Untuk tingkat pengangguran terbuka, Sekda Nganjuk mengatakan berada di angka 4,68 persen pada Agustus 2023. Ketimpangan pendapatan masih rentang sedang  jika dibandingkan tahun lalu masih relatif tinggi.

"Angka kemiskinan kita 2022 itu 10,70 persen dari 1.100 sekian. Tahun 2023 naik menjadi 10,89 persen. Yang perlu kita perhatikan betul supaya ada akselerasi program di 2024-2026 melalui RPD yang sudah ditetapkan, artinya setiap tahun harus ada peningkatan/penurunan kemiskinan

Sedangkan kemiskinan ekstrim berada di 1,36 persen atau di angka 11 ribu. Dirinya menginformasikan bahwa Pemkab Nganjuk bersama seluruh opd telah sepakat menyusun Nganjuk Satu Data di tahun 2024. "Nganjuk Satu Data itu nantinya akan kami pedomani untuk menyusun seluruh perencanaan baik bidang sosial, kesehatan maupun pendidikan. Yang sering menjadi kendala adalah berubah-ubahnya data yang kita miliki. Nganjuk satu data nantinya akan kami terapkan 2024 awal ditetapkan agar bisa dipakai seluruh stakeholder," ungkapnya.

Sebagai informasi berikut Visi dan Misi Kabupaten Nganjuk 2025-2045

Visi 

-Kabupaten Nganjuk yang maju, sejahtera, inovatif dan berkelanjutan-

Misi 

  1. Mewujudkan transformasi sosial melalui SDM yang kompeten sebagai katalis pendidikan merata, kesehatan universal dan peningkatan kualitas hidup
  2. Mewujudkan transformasi ekonomi melalui ekonomi hijau, digitalisasi pemerataan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan
  3. Mewujudkan tata kelola yang dinamis, kompeten, profesional, sejahtera dengan memanfaatkan teknologi informasi
  4. Memperkuat ketahanan sosial dan budaya dengan menjaga keseimbangan ekologis untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan berkelanjutan seusai RT/RW
  5. Menciptakan infrastruktur berkualitas, berkeadilan, serta memperhatikan pemerataan akses dan keseimbangan lingkungan
  6. Menciptakan pembangunan berkelanjutan dengan memprioritaskan keseimbangan lingkungan, ekonomi inklusi, dan kesejahteraan antar generasi.

Ke enam misi inilah yang nanti akan dijabarkan ke dalam program dan kegiatan per tahun melalui RKPD , kemudian yang 5 tahunan melalui RPJMD yang dilakukan oleh Bupati terpilih 2024. Bupati terpilih hanya boleh melaksanakan kegiatan melalui RPD 2024-2026, tidak boleh menyimpang dari itu. "Ketika menetapkan RPJMD 2026-2031 maka harus berpedoman pada RPJPD Kabupaten Nganjuk 2025-2045. Sehingga, akan selaras dengan RPJPN , selaras dengan perencanaan pembangunan Provinsi Jawa Timur," pungkas Sekda Nganjuk.(Yos/Zk)

0 Komentar