Dinas PPKB Kenalkan Aplikasi Kampung Berkualitas: Permudah Pelaporan dan Pengambilan Kebijakan

Nafhan Tohawi targetkan desa/kelurahan terbentuk Kampung KB

Nganjuk, PING- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar sosialisasi pengenalan aplikasi Kampung KB, Kamis (26/10/2023) di Ruang Rapat Candi Lor Pemkab Nganjuk. Aplikasi Kampung KB, diharapkan Dinas PPKB, akan dapat mempermudah cara pencataan, pelaporan dan monev Kampung KB.

“Kita targetkan Kabupaten Nganjuk, semua desa/kelurahan akan terbentuk Kampung Berkualitas (Kampung KB),” kata Nafhan Tohawi saat membuka dan menyampaikan sambutan acara.

Nafhan Tohawi, menyebut, saat ini Kampung KB juga menjadi program andalan Pemerintah Pusat atau BKKBN, untuk menjadikan desa/kelurahan menjadi kampung yang berkualitas. “Dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) nya, keluarganya, juga dari program-program keluarga berkualitasnya,” sambungnya.

Baca Juga : Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Melakukan Pembinaan Kepada PPKBD dan Sub PPKBD Kecamatan Nganjuk

Kampung KB, tutur Nafhan Tohawi, digunakan sebagai solusi untuk menekan pertumbuhan penduduk dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kampung KB, tambahnya, juga sebagai upaya pengentasan stunting. Untuk menyiapkan generasi keluarga berencana yang berkualitas, terangnya.

“Awal pengenalan kampung KB, dimulai dari usia sedini mungkin untuk menyiapkan Generasi Berencana (Genre). Mulai dari pra-nikah, usia nikah, pasca nikah, pasangan usia subur, pun sampai usia lanjut, melalui Sekolah Lansia Tangguh  (selantang),” beber mantan Kepala Dinas Sosial tersebut.

“Tidak hanya masalah alat kontrasepsi (KB), tapi bagaimana memberdayakan keluarga/masyarakat untuk menjadi keluarga berkualitas dan sejahtera,” tandasnya, menegaskan tujuan Kampung KB.

Terakhir, melalui aplikasi kampung KB ini, ungkap Nafhan Tohawi, semua kegiatan (Kampung KB) akan terintegrasi secara online. Sehingga dapat memudahkan dalam proses pengawasan, intervensi, dan evaluasi/monev program kegiatan.

“Karena data dan informasi yang berkualitas tidak hanya menjadi indikator perencanaan, tetapi juga menjadi dasar pengambilan keputusan atau pembuatan kebijakan untuk memecahkan berbagai masalah ataupun persoalan,” pungkasnya.

Hadir mengikuti sosialisasi pengenalan aplikasi Kampung KB, perwakilan dari 20 Puskesmas se-Kabupaten Nganjuk, dan 18 Fasilitas Kesehatan lainnya. Sementara, hadir sebagai narasumber, Muhammad Rif'an Agus, perwakilan dari BKKBN Provinsi.

Sebagai informasi, masing-masing operator atau salah satu petugas Kampung KB dan masyarakat dapat melihat langsung tentang bagaimana proses pelaporan kegiatan Kampung KB melalui aplikasi/website Kampung KB, di https://kampungkb.bkkbn.go.id/ (ZK/AF)

0 Komentar