Dinas PPKB Fasilitasi UPPKA untuk Memperoleh NIB

Upaya dalam rangka pemberdayaan ekonomi keluarga

Nganjuk, PING- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nganjuk, menggelar acara Monitoring dan Evaluasi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEK) dan Sosialisasi Pembuatan NIB (Nomor Izin Berusaha) bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), di Aula Dinas PPKB pada Jum'at (29/9/2023).

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas PPKB Nganjuk, didampingi Kepala Bidang Pembangunan Keluarga DPPKB Nganjuk, narasumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, narasumber dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta kelompok UPPKA Kabupaten Nganjuk.

Kepala Dinas PPKB, Nafhan Tohawi, dalam sambutannya menyampaikan, salah satu tujuan dari pembuatan NIB tersebut yakni, untuk memperoleh payung hukum dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

"Kami mohon bisa difasilitasi kelompok UPPKA kami, supaya dalam menjalankan usaha ada payung hukumnya sehingga dalam berusaha sudah bisa mencantumkan nomor izin usahanya. NIB ini juga untuk meningkatkan kepercayaan konsumen," tuturnya.

Mengurus NIB dapat dilakukan secara gratis, hal ini yang ditekankan oleh Nafhan agar semua elemen masyarakat yang memiliki usaha dapat memanfaatkan layanan dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk, seperti layanan aplikasi Nganjuk Smart City (NSC) yang di dalamnya terdapat fitur Bakul Nganjuk.

"Kalau bisa semuanya sudah memiliki NIB. Semua elemen masyarakat yang sudah berusaha dan berkarya dan telah memiliki NIB, monggo nanti bisa ditampilkan di Nganjuk Smart City. Kita sambil mencoba meraih penghasilan dari manapun termasuk di aplikasi tersebut yang mewadahi masyarakat Nganjuk salah satunya dalam berusaha. Sebab, perkembangan Nganjuk saat ini semakin pesat. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat membawa manfaat bagi kita semua," pungkasnya.

Narasumber dari Dinas PMPTSP Nganjuk, Hardiyono, dalam paparannya menyampaikan, ada 7 manfaat memiliki nomor izin berusaha diantaranya, memperoleh jaminan perlindungan hukum, memudahkan dalam pengembangan usaha, membantu memudahkan pemasaran usaha, akses pembiayaan yang lebih mudah, memeroleh pendampingan usaha dari pemerintah, sebagai pintu masuk untuk dapat mengakses berbagai fasilitas pemerintah, serta bisa mengikuti lelang atau pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Jadi NIB itu sangat banyak manfaatnya Bapak/Ibu, cara memeerolehnya juga sangat mudah yaitu melalui aplikasi OSS-RBA (Online Single Submission - Risk Basic Approach). Nanti akan kami pandu dalam pendaftarannya sampai berhasil memiliki NIB," terangnya.

Sementara itu, Diah, narasumber dari BKKBN Provinsi Jawa Timur, menerangkan tentang aplikasi YO_SAKURGA dan memberi arahan bagaimana tata cara pengisian aplikasi tersebut.

Disampaikan Diah, YO_SAKURGA merupakan singkatan dari 'Ayo, Usaha Ekonomi Keluarga', adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Direktorat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (Ditpemkon) BKKBN RI sebagai media informasi bagi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Indonesia.

"Ini untuk memperluas dan memperkuat program pemberdayaan ekonomi keluarga melalui program Pembangunan Keluarga. Mohon nanti diisikan sesuai dengan usahanya masing-masing," tutupnya.

Sebagai informasi, di akhir acara Kepala Dinas PPKB, Nafhan Tohawi, menyerahkan secara simbolis kepada 3 orang peserta yang telah berhasil memiliki NIB melalui aplikasi OSS-RBA. (Yos/Cy)

0 Komentar