Bupati Nganjuk Serahkan Mobil Siaga Desa dan Launching Bumdesma Pace

Sebanyak 18 Mobil Siaga Desa dan Launching Usaha Rumah Makan Lodho

Nganjuk, PING- Pemerintah Kabupaten Nganjuk melakukan  penyerahan 18 unit mobil siaga desa se Kecamatan Pace. Kegiatan tersebut sekaligus me-launching Usaha Bumdesma yaitu 'Rumah Makan Lodho'. Acara itu berlangsung di depan kantor Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Rabu (14/6/2023).

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta Ibu Yuni Marhaen, Camat Pace beserta jajaran, Direktur Utama Bumdesma Sejahtera Rabbani, serta seluruh kelembagaan desa se-Kecamatan Pace.

Baca Juga : Lolos 5 Besar Lomba Desa, Kang Marhaen dan Tim Penilai Kabupaten Nganjuk Kunjungi Desa Getas

Acara yang diawali dengan penyiraman mobil Siaga Desa dilanjutkan dengan launching Bumdesma 'Rumah Makan Lodho' oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi itu disambut dengan penuh rasa syukur.

Dalam sambutannya Kang Marhaen Bupati asli Nganjuk itu menyampaikan bahwa, diresmikannya Mobil Siaga tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat serta bisa bermanfaat bagi masyarakat desa di Kecamatan Pace. Dirinya juga mendukung penuh adanya Bumdesma, dengan 3 kegiatan yang direncanakan Bumdesma yaitu ekonomi, Unit Pelayanan Kesehatan (UPK), dan sosial pembangunan. Utamanya di bidang ekonomi nantinya akan didorong punya banyak usaha khususnya di Kecamatan Pace yang menjadi gerbang masuk masyarakat Kabupaten Nganjuk ke Kabupaten Kediri.

“Alhamdulillah penyerahan mobil siaga hari ini di Kecamatan Pace sebanyak 18 unit ini dari anggaran pemerintah sebesar 270 juta rupiah. Sehingga desa punya kewajiban untuk mengembalikan ke kas negara nantinya. Mobil siaga bertujuan untuk membantu masyarakat desa. Yang kedua yakni peresmian usaha baru dari Bumdesma Sejahtera di Kecamatan Pace dengan usaha rumah makan lodho dan juga silahturahim dengan pembina kelembagaan pada perangkat kepala desa," tuturnya.

Baca Juga : Kabupaten Nganjuk Jadi Tuan Rumah Pertemuan Rutin PKK, DWP, dan Perwosi se Bakorwil II Bojonegoro

Kang Marhaen menambahkan bahwasanya, “Pembahasan ini juga bertujuan untuk bagaimana membangun sebuah usaha bisnis yang berkaitan dengan Bumdesma. Karena banyak potensi  yang akan di kembangkan nantinya karena wilayah Pace merupakan daerah perbatasan dengan Kediri. Jadi nantinya Pemda akan membuat kebijakan khusus terkait pengelolaan agar bisa berjalan dengan baik,” terangnya.

Sementara itu, Rabbani selaku direktur utama Bumdesma Sejahtera Pace menjelaskan bahwa, Bumdesma berdasarkan Peraturan Pemerintah 11 Kemendes tahun 2020 Nomor 15 diarahkan bahwa, Bumdesma tidak hanya mengelola simpan pinjam bergerak di sektor riil mencari dana sebesar-besarnya. Kita membuka 'Rumah Makan Lodho' ini yang menyediakan makanan khas daerah tertentu karena di Nganjuk belum ada jadi kita buka usaha ini dan tidak untuk menyaingi warung-warung sekitar,” pungkas Rabbani. (dok: pelopornews, lenteratoday)

sumber berita diolah dari : kabarnganjuk

0 Komentar