Budidaya Jamur, Petani Nganjuk Sukses Raup Keuntungan

Budidaya jamur tiram dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, seperti kisah petani jamur tiram dari Nganjuk ini

Nganjuk, PING- Budidaya jamur tiram telah menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan, seperti yang dijalankan oleh petani jamur di Desa Kepanjen, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Yustom Muhtadin, pria berusia 67 tahun ini sukses mengembangkan bisnis budidaya jamur tiram. Awalnya, bisnis budidaya jamur ini dilakukan sebagai pekerjaan sampingan. Namun, berkat komitmen yang tinggi, Yustom mampu mengembangkan bisnisnya dan memiliki belasan karyawan.

Jamur tiram ini dibuat dengan adonan serbuk kayu yang dipadukan dengan bekatul dan air. Kemudian, adonan tersebut dikukus dan dilanjutkan dengan proses pembibitan. Setelah pembibitan, media atau log jamur disimpan melalui proses fermentasi selama satu bulan sebelum dipanen.

Namun, perawatan selama proses fermentasi juga memiliki tantangan tersendiri, seperti menjaga kestabilan suhu dan kelembaban di area penyimpanan. Selain itu, perlu menjaga jamur dari hama serta memastikan pasokan bahan baku yang berkualitas.

Dari usahanya, Yustom berhasil meraih keuntungan hingga jutaan rupiah dengan pemasaran di area Kabupaten Nganjuk saja. Bisnis budidaya jamur tiram ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi Yustom, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi sejumlah karyawan lokal.  (kur/rl)

0 Komentar