Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan, DLH Mulai Susun KLHS RPJMD 2025-2030

Susun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030

Nganjuk, PING- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nganjuk memulai penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai proses awal penyusunan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2030. KLHS mengimpun masukan atas strategi pembangunan berkelanjutan dalam kurun waktu 5 tahun mendatang.

“Berdasarkan ketentuan Pasal 14 Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup tahun 2009, KLHS digunakan sebagai instrumen pencegahan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Penyusunan KLHS harus sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Sehingga dapat mencapai tujuan pembangunan jangka menengah Kabupaten Nganjuk secara holistik,” ujar Sekretaris Dinas LH, Sri Winarsih dalam Konsultasi Publik I KLHS RPJMD 2025-2030 yang berlangsung di Aula Pertamuan DLH Nganjuk, Selasa (19/9/2023), kemarin.

Penyusunan dokumen KLHS menjadi agenda wajib Pemerintah Daerah, Sri Winarsih mengatakan, KLHS disusun bertujuan agar perencanaan pembangunan daerah dilaksanakan sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Sebagai dasar, serta terintegrasi dalam pembangunan Kabupaten Nganjuk dalam mengambil arah dan kebijakan pembangunan/program dari pemerintah, harus berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” terang Sekdin LH.

Sebab, Kabupaten Nganjuk memiliki sumber daya alam yang berlimpah, seperti pertanian, perkebunan, dan potensi wisata alam. Penyusunan KLHS perlu memastikan bahwa penggunaan sumber daya alam tersebut berkelanjutan agar tidak merusak lingkungan, tandas Sri Winarsih.

Maka, keterlibatan pemangku kepentingan dari seluruh perangkat daerah, stakholder; seperti LSM lingkungan, akademisi, dan masyarakat umum adalah penting untuk proses perumusan. “Dalam proses perencanaan untuk memastikan solusi yang lebih komprehensi menjadi unsur terpenting dalam penyusunan KLHS untuk pembangunan Kabupaten Nganjuk pada lima tahum kedepan,” bebernya.

Kajian penyusunan dokumen KLHS ini dihadiri oleh para tim pokja KLHS RPJMD di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Nganjuk. Dari kalangan akademisi STIE Nganjuk, STIKES Satria Bhakti Nganjuk, Pokdarwis Regul Nganjuk, Forum Kabupaten Sehat, dan perwakilan Ormas Nganjuk. Hadir sebagai narasumber Dr. Rer.Nat. Arif Rahmansyah konsultan DLH dari Universitas Brawijaya. (ZK/RL)

0 Komentar