Anggota DPRD Karyo Sulistyo Dukung Pelatihan Usaha Atasi Pengangguran Didanai DBHCHT

Motivasi peserta menjadi wirausahawan baru untuk kurangi kemiskinan

NGANJUK, PING- Pemkab Nganjuk gencar menurunkan pengangguran melalui pelatihan usaha yang dibiayai dari dana DBHCHT. Karyo Sulistiyono, anggota Komisi IV DRPD Nganjuk, mendukung dan menyemangati peserta pelatihan.

Dinas Tenaga Kerja menyelenggarakan pelatihan pembuatan aneka makanan dan minuman di Balai Desa Pandean, Kecamatan Gondang, Selasa (30/08/2022). Karyo Sulistyo sebagai narasumber dari unsur legislatif, berharap peserta pelatihan menjadi wirausahawan baru.

“Sehingga angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Nganjuk bisa menurun dan perekonomian masyarakat bisa meningkat,” ujar legislator yang membidangi kesejahteraan rakyat itu.

Karyo juga mengapresiasi program DBHCHT memilih lokasi kegiatan di Kecamatan Gondang mengingat potensi industri yang dapat berkembang.

“Pelatihan kali ini dilaksanakan di Kawasan Industri Nganjuk (KING). Tentunya, perputaran perekonomian bisa melesat,“ harapnya.

Dengan begitu, lanjut Karyo, peserta pelatihan sekaligus telah mengamalkan wawasan kebangsaan. "Nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, harus berjalan bersama-sama untuk membangun Indonesia agar bersatu dan diperhitungkan dunia, khususnya juga pembangunan di Kabupaten Nganjuk dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran”, tegas legislator dari Dapil IV.


(Nganjuk bangkit. Karyo Sulistyo, anggota Komisi IV DPRD bersama Kadisnaker dan peserta pelatihan usaha yang didanai DBHCHT 2022)

Sementara itu, Supiyanto, Kepala Dinas Tenaga Kerja, mengapresiasi dukungan legislatif. “Ini wujud sinergitas antarlembaga pemerintahan yang baik untuk kemajuan masyarakat, “ imbuhnya.

Perlu diketahui, pelatihan aneka makanan dan minuman dilaksanakan tujuh hari dan diikuti 20 peserta dari desa-desa di Kecamatan Gondang. Peserta diajarkan cara mengolah aneka makanan dan minuman kekinian. Seperti kebab, takoyaki, seblak, dim sum dan barista. Setelahnya, peserta diharapkan menciptakan usaha baru agar bisa mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Kota Angin. (HS/Ys)

Baca Juga : 

0 Komentar