Aktifkan Lagi Posyantekdes, Dinas PMD Berharap Masyarakat Manfaatkan Teknologi Tepat Guna (TTG)

Libatkan 284 Kelurahan dan Desa se Kota Angin

Nganjuk, PING- Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Pos Pelayanan Teknologi Desa (Posyantekdes), bertempat di Aula Desa Praja Dinas PMD, Kamis (2/11/2023).

Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto serta diikuti oleh 304 peserta. Terdiri dari 264 Ketua Posyantekdes, 20 pendamping desa, dan Kepala Seksi PMD dari 20 Kecamatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama enam hari, mulai tanggal 1-9 November 2023 secara bertahap.

Puguh mengatakan Posyantekdes merupakan lembaga pelayanan Teknologi Tepat Guna (TTG) di Desa yang mempunyai tugas memberikan pelayanan teknis, informasi dan orientasi dengan tujuan percepatan proses alih teknologi yang berdaya guna untuk masyarakat.

Baca Juga : Pj. Bupati Nganjuk Ajak Lembaga Desa se-Kecamatan Ngetos Silaturahmi Bersama

"Tujuan dari pembentukan Posyantekdes adalah menjembatani masyarakat pengguna TTG dengan sumber TTG; memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan teknis, informasi dan promosi berbagai jenis TTG; meningkatkan kerjasama dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam rangka pemanfaatan TTG," ucapnya.

Posyantekdes ini, kata Puguh juga sangat berperan aktif untuk masyarakat, salah satunya mendekatkan TTG kepada masyarakat, karena masyarakat perlu TTG dalam mengelola potensi lokal, sehingga bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi.

Dengan terbentuknya Posyantek Desa saya berharap bisa menjadi salah satu lembaga yang juga ikut memajukan desa dengan cara menciptakan dan memanfaatkan TTG. Harapannya dengan adanya Posyantekdes ini bisa memecahkan berbagai permasalahan yang ada di desa serta bisa meningkatkan ekonomi taraf hidup masyarakat," ujarnya.

Baca Juga : Dinas PMD Gelar Bimtek Pelaksanaan Tahapan Evaluasi dan Klarifikasi Perdes tentang RKPDes 2024

Sementara itu, Anik Ekowati selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa, Dinas PMD Kabupaten Nganjuk menyampaikan selama ini Posyantekdes di Kabupaten Nganjuk sedang mengalami mati suri. Oleh karena itu, Dinas PMD melalui kegiatan ini berupaya menghidupkan kembali, merevitalisasi dan mengaktifkan kembali Posyantekdes agar dapat mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah Desa.

“Target tahun 2023, setiap Desa membentuk Posyantekdes aktif yaitu memiliki SK pengurus, mempunyai Program Kerja (Pokja) secara tertulis untuk dilaksanakan tahun 2024, dimana Pokja tersebut diakomodir oleh APBDesa tahun 2024. Selanjutkanya, di tahun 2024 diharapkan setiap desa, Posyantekdesnya sudah memiliki kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,” harapnya.

Dijelaskan Anik, pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar kegiatan Posyantekdes berjalan sesuai dengan rencana. Diantaranya, pada Tahun 2022 mengeluarkan SE tentang Juknis Pembentukan Posyantekdes. Kemudian, juga melakukan rapat dan koordinasi dengan Kasi PMD dan Pendamping Desa serta melakukan Bimtek Pengelolaan Posyantekdes.

Menurutnya, jika Posyantekdes sudah aktif. Selain bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, Posyandektes juga bisa menyumbangkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) melalui kegiatan-kegiatan produktif, seperti bengkel TTG, warung TTG, penyediaan TTG, pelatihan TTG dan kegiatan-kegiatan kemitraan dengan pihak ketiga.

“Apabila Posyantekdes terbentuk, apapun inovasi yang dibuat oleh masyarakat menjadi salah satu bagian inovasi bagi masyarakat. Dengan adanya inovasi, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan, dan pada akhirnya peningkatan terhadap PADes,” pungkasnya. (Cs/Cy/Kr)

0 Komentar