48 Unit Rumah Untuk Relokasi Korban Bencana Selopuro

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Longsor di Dusun Selopuro oleh Forkopimda, Selasa (17/01/2023)

NGANJUK,PINGPeletakan batu pertama pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Dusun Selopuro oleh Forkopimda, dilaksanakan pada Selasa (17/01/2023). Lahan relokasi adalah terletak di lahan milik Perhutani di Desa Ngetos pada Petak 184A, tepatnya di sisi utara Polsek Ngetos, berjarak sekitar lima kilometer dari titik longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakhid menyampaikan bahwa pada lahan seluas 4 hektar lebih ini akan didirikan sebanyak 48 unit rumah bagi warga yang terdampak bencana tanah longsor di Dusun Selopuro Kecamatan Ngetos. “Luas lahan yang diberikan kepada masing-masing penerima adalah 10m x 14m dengan rumah type 36,” ungkap Abdul Wakhid.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Nganjuk, Samsul Huda meletakkan batu pertama pembangunan 48 rumah relokasi korban tanah longsos selopuro

Kegiatan yang diawali dengan do’a bersama, dilanjutkan dengan penandatanganan Standing Instruction dan perjanjian kerjasama antara pengembang dengan penerima lahan relokasi. Hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut adalah Staf Ahli, Asisten, perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kodim 0810, Polres Nganjuk, Kepala OPD serta warga Dusun Selopuro Ngetos.

0 Komentar