DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG : Ir. Fadjar Judjono, M.Si

Alamat : Jl. Merdeka No.21 Nganjuk

Telp : 0358 321813


LAMPIRAN XV.2

PERATURAN BUPATI NGANJUK
NOMOR 41 TAHUN 2016
TENTANG KEDUDUKAN DAN SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN NGANJUK
I. TUGAS POKOK 
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang.
II. FUNGSI 
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai fungsi :
a. perumusan kebijakan teknis di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;
b. penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;
c. pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;
d. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
III. KEPALA DINAS 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai tugas merumuskan kebijakan teknis, menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah, membina dan melaksanakan tugas di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
1. Sekretariat
Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi penyusunan program dan penyelenggaraan tugas-tugas bidang secara terpadu dan tugas pelayanan administratif.
Sekretariat mempunyai fungsi : 
a) pengoordinasian penyusunan program dan evaluasi;
b) pengoordinasian penyelenggaraan tugas-tugas bidang secara terpadu;
c) pelayanan administrasi;
d) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sesuai dengan tugas dan fungsinya.
1) Sub Bagian Umum
Sub Bagian Umum mempunyai tugas :
a) melaksanakan kegiatan ketatausahaan dan ketatalaksanaan;
b) melaksanakan urusan kerumahtanggaan, perlengkapan dan keprotokolan;
c) melaksanakan pelayanan administrasi kepegawaian;
d) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Sekretaris sesuai dengan tugasnya.
2) Sub Bagian Keuangan
Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas :
a) menyiapkan bahan dan data untuk penyusunan anggaran;
b) menyusun rencana anggaran (RKA-SKPD dan DPA-SKPD);
c) melaksanakan tertib administrasi keuangan;
d) menyusun laporan keuangan;
e) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugasnya.
2. Bidang Perencanaan Teknis 
Bidang Perencanaan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang perencanaan.
Bidang Perencanaan mempunyai fungsi : 
a) merumuskanan kebijakan perencanaan teknis di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
b) menghimpun, menyusun dan mengelola data teknis dalam rangka perencanaan teknis di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
c) membina pelaksanakan tugas di bidang perencanaan teknis;
d) melaksanakan evaluasi pelaksanaan tugas di bidang perencanaan;
e) melaksanakan penyusunan laporan di bidang perencanaan;
f) melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.
1) Seksi Perencanaan Teknis 
Seksi Perencanaan Teknis mempunyai tugas :
a) merumuskan kebijakan teknis di bidang perencanaan teknis meliputi survey, pemetaan, penelitian study kelayakan, untuk menyusun perencanaan teknis dan menyusun dokumentasi teknis:
1) jalan dan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
2) sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
3) gedung negara, fasilitas umum dan penataan ruang kawasan;
b) menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang perencanaan teknis meliputi : survey, pemetaan, penelitian study kelayakan, untuk menyusun perencanaan teknis dan menyusun dokumentasi teknis:
1) jalan dan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
2) sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
3) gedung negara, fasilitas umum dan penataan ruang kawasan;
c) membina dan melaksanakan tugas di bidang perencanaan teknis meliputi survey, pemetaan, penelitian study kelayakan, untuk menyusun perencanaan teknis dan menyusun dokumentasi teknis:
1) jalan dan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
2) sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
3) gedung negara, fasilitas umum dan penataan ruang kawasan;
d) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Perencanaan sesuai dengan tugasnya.
a. Seksi Pendataan 
Seksi Pendataan mempunyai tugas :
a) melaksanakan pengumpulan dan penghimpunan data teknis meliputi :
1) jalan dan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
2) sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
3) gedung negara, fasilitas umum dan penataan ruang kawasan;
b) melaksanakan pengelolaan data teknis meliputi :
1) jalan dan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
2) sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
3) gedung negara, fasilitas umum dan penataan ruang kawasan;
untuk menyusun perencanaan dalam rangka menentukan skala prioritas pembangunan dan pemeliharaan.
c) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang perencanaan sesuai dengan tugasnya.
b. Seksi Evaluasi, Pelaporan dan Pengadaan Tanah 
Seksi Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas :
a) melaksanakan evaluasi pelaksanaan tugas Bidang Perencanaan meliputi :
1) jalan dan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
2) sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
3) gedung negara, fasilitas umum dan penataan ruang kawasan;
melaksanakan penyusunan laporan di Bidang Perencanaan :
1) jalan dan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
2) sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
3) gedung negara, fasilitas umum dan penataan ruang kawasan;
untuk menyusun perencanaan dalam rangka menentukan skala prioritas pembangunan dan pemeliharaan.
melaksanakan pengadaan tanah untuk :
1) jalan dan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
2) sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
3) gedung negara, fasilitas umum dan penataan ruang kawasan;
b) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Perencanaan sesuai dengan tugasnya.
3. Bidang Bina Marga 
Bidang Bina Marga mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di Bidang Pekerjaan Umum Bina Marga.
Bidang Bina Marga mempunyai fungsi : 
a) penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di Bidang Pekerjaan Umum Bina Marga;
b) pembinaan dan pelaksanaan tugas di Bidang Pekerjaan Umum Bina Marga;
c) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sesuai dengan tugas dan fungsinya.
1) Seksi Peningkatan Jalan 
Seksi Pembangunan Jalan mempunyai tugas :
a) menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pembangunan jalan beserta bangunan pelengkapnya;
b) membina dan melaksanakan tugas di bidang pembangunan jalan beserta bangunan pelengkapnya;
c) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Bina Marga sesuai dengan tugasnya.
2) Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan 
 Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan mempunyai tugas :
a) menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pembangunan dan pemeliharaan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
b) membina dan melaksanakan tugas di bidang pembangunan dan pemeliharaan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;
c) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Bina Marga sesuai dengan tugasnya.
3) Seksi Pemeliharaan Jalan 
Seksi Pemeliharaan Jalan mempunyai tugas :
a) menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pemeliharaan jalan beserta bangunan pelengkapnya;
b) membina dan melaksanakan tugas di bidang pemeliharaan jalan beserta bangunan pelengkapnya;
c) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Bina Marga sesuai dengan tugasnya.
4. Bidang Cipta Karya 
Bidang Cipta Karya mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di Bidang Pekerjaan Umum Cipta Karya.
Bidang Cipta Karya mempunyai fungsi : 
a) penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di Bidang Pekerjaan Umum Cipta Karya;
b) pembinaan dan pelaksanaan tugas di Bidang Pekerjaan Umum Cipta Karya meliputi : pembinaan dan sosialisasi penyelenggaraan tata bangunan gedung negara dan fasilitas umum, rencana detail dan rencana teknik tata ruang kawasan termasuk penetapan lokasi pedagang kaki lima (PKL);
c) pengelolaan dan pembangunan gedung negara dan fasilitas umum, penataan ruang kawasan;
d) pelaksanaan pengawasan dan penertiban serta pengendalian pembangunan gedung dan fasilitas umum;
e) pengawasan dan pengendalian pemanfaatan ruang dan penataan lokasi pedagang kaki lima;
f) pemberian rekomendasi izin mendirikan bangunan (IMB);
g) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.
1) Seksi Tata Bangunan 
 Seksi Tata Bangunan mempunyai tugas :
a) merumuskan kebijakan teknis di bidang bangunan;
b) menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang tata bangunan;
c) membina dan melaksanakan tugas di bidang tata bangunan meliputi : pembinaan dan sosialisasi penyelenggaraan tata bangunan gedung;
d) menetapkan persyaratan administrasi dan teknis untuk bangunan gedung permanen, semi permanen, darurat dan bangunan gedung yang dibangun di tempat bencana, strategi kebijakan mengenai bangunan gedung dan lingkungannya;
e) memberikan fasilitas pelaksanaan pembangunan gedung dan lingkungan dengan berbasis pemberdayaan masyarakat;
f) melaksanakan pembangunan dan pengelolaan bangunan gedung dan rumah negara yang menjadi aset pemerintah daerah;
g) melaksanakan pengawasan dan penertiban pembangunan, pemanfaatan dan pembongkaran bangunan gedung dan fasilitas umum;
h) memberikan rekomendasi izin mendirikan bangunan (IMB);
i) menetapkan, mengawasi, dan menertibkan status bangunan gedung dan lingkungan yang dilindungi dan dilestarikan berskala lokal;
j) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Cipta Karya sesuai dengan tugasnya.
2) Seksi Tata Ruang 
 Seksi Tata Ruang mempunyai tugas :
a) merumuskan kebijakan teknis di bidang tata ruang;
b) menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang tata ruang;
c) membina dan melaksanakan tugas di bidang tata ruang meliputi : rencana detail dan rencana teknik tata ruang kawasan termasuk penataan lokasi pedagang kaki lima (PKL), sosialisasi standar pelayanan minimal (SPM) bidang penataan ruang dan penyebarluasan informasi penataan ruang kepada masyarakat;
d) menetapkan kriteria penentuan dan perubahan fungsi ruang kawasan dalam rangka penyelenggaraan penataan ruang termasuk penataan lokasi pedagang kaki lima (PKL);
e) memberikan rekomendasi izin pemanfaatan ruang;
f) mengawasi dan menertibkan pelaksanaan penataan ruang;
g) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Cipta Karya sesuai dengan tugasnya.
5. Bidang Pengairan 
Bidang Pengairan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di Bidang Pekerjaan Umum Pengairan.
Bidang Pengairan mempunyai fungsi : 
a) merumuskan kebijakan teknis di Bidang Pekerjaan Umum Pengairan;
b) penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di Bidang Pekerjaan Umum Pengairan;
c) pembinaan dan pelaksanaan tugas di Bidang Pekerjaan Umum Pengairan;
d) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.
1) Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi 
 Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi mempunyai tugas :
a) merumuskan kebijakan teknis diseksi pembangunan dan rehabilitasi meliputi survey, penelitian, pemetaan, pembangunan dan rehabilitasi sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
b) menyelenggarakan urusan pemerintah dan pelayanan umum diseksi pembangunan dan rehabilitasi meliputi survey, penelitian, pemetaan, pembangunan dan rehabilitasi sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
c) membina dan melaksanakan tugas diseksi pembangunan dan rehabilitasi meliputi survey, penelitian, pemetaan, pembangunan dan rehabilitasi sungai dan jaringan irigasi beserta bangunan pelengkapnya;
d) melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sesuai dengan tugas dan fungsinya.
2) Seksi Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi 
 Seksi Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi mempunyai tugas :
a) merumuskan kebijakan teknis diseksi operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi meliputi operasi, pemeliharaan jaringan irigasi (jaringan irigasi primer, sekunder, saluran pembuang) beserta bangunan pelengkapnya;
b) menyelenggarakan urusan pemerintah dan pelayanan umum diseksi operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi meliputi operasi, pemeliharaan jaringan irigasi (jaringan irigasi primer, sekunder, saluran pembuang) beserta bangunan pelengkapnya;
c) membina dan melaksanakan tugas diseksi operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi meliputi operasi, pemeliharaan jaringan irigasi (jaringan irigasi primer, sekunder, saluran pembuang) beserta bangunan pelengkapnya;
d) menyusun rencana tata tanam global, menyediakan dan membagi air irigasi;
e) meneliti operasi, hidrologi dan hidrometri;
f) melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sesuai dengan tugas dan fungsinya.
3) Seksi Bina Irigasi 
 Seksi Bina Irigasi mempunyai tugas :
a) merumuskan kebijakan teknis di seksi bina irigasi;
b) menyelenggarakan urusan pemerintah dan pelayanan umum di seksi bina irigasi;
c) membina dan melaksanakan tugas di seksi bina manfaat meliputi pengelolaan pembentukan wadah koordinasi, pemberdayaan kelembagaan, penyelenggaraan sistem informasi sumber daya air pada wilayah sungai, jaringan irigasi, saluran pembuang dan bangunan pelengkapnya;
d) membentuk Komisi Irigasi dan mengelola aset irigasi;
e) menetapkan dan mengelola kawasan lindung sumber air pada wilayah sungai, jaringan irigasi, saluran pembuang dan bangunan pelengkapnya;
f) menetapkan dan memberi izin atas penyediaan, peruntukan, pengunaan dan pengusahaan sumber daya air pada wilayah sungai;
g) melaksanakan efektifitas, efisiensi, kualitas dan ketertiban pelaksanaan pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai;
h) memberi izin pembangunan, pemanfaatan, pengubahan dan atau pembongkaran bangunan dan atau saluran irigasi pada jaringan irigasi primer dan sekunder dalam daerah irigasi;
i) melaksanakan fasilitasi dan pendampingan G-HIPPA (Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air) dalam pengelolaan jaringan irigasi;
j) memberi izin pemanfaatan tanah pengairan;
k) melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sesuai dengan tugas dan fungsinya.
6. Bidang Bina Jasa Konstruksi dan Peralatan 
Bidang Bina Jasa Konstruksi dan Peralatan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di Bidang Bina Jasa Konstruksi dan Peralatan.
Bidang Bina Jasa Konstruksi dan Peralatan mempunyai fungsi : 
a) penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di Bidang Bina Jasa Konstruksi dan Peralatan;
b) pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang bina jasa konstruksi dan Peralatan, termasuk pembinaan terhadap penyedia jasa, pelatihan, bimbingan teknis dan penyuluhan di Bidang Jasa Konstruksi dan Operasional;
c) pengembangan sistem informasi jasa konstruksi;
d) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sesuai dengan tugas dan fungsinya.
1) Seksi Bina Jasa Konstruksi 
 Seksi Bina Jasa Konstruksi mempunyai tugas :
a) menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang bina jasa konstruksi;
b) membina dan melaksanakan tugas di bidang bina jasa konstruksi termasuk peningkatan kemampuan teknologi terhadap jasa konstruksi;
c) memfasilitasi pelaksanaan kegiatan di bidang bina jasa konstruksi;
d) mengembangkan sistem informasi jasa konstruksi;
e) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi dan Peralatan sesuai dengan tugasnya.
2) Seksi Operasional dan Pemeliharaan Peralatan 
 Seksi Operasional dan Pemeliharaan Peralatan mempunyai tugas :
a) menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang operasional dan pemerliharaan peralatan;
b) membina dan melaksanakan tugas di bidang operasional dan pemeliharaan peralatan;
c) melaksanakan rekapitulasi usulan pengadaan dan pemeliharaan peralatan, pemeriksaan/penelitian terhadap operasional dan pemeliharaan peralatan serta inventarisasi dan dokumentasi pada semua barang secara sistematis;
d) mengelola alat-alat berat dan kendaraan dinas beserta pemeliharaannya;
e) melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi dan Peralatan sesuai dengan tugasnya.
BUPATI NGANJUK

ttd

TAUFIQURRAHMAN